Cari

Dari Ajang “1st WTF World Taekwondo Beach Championships” – Rhodes Island - Yunani

13 Mei 2017
41 times
Dari Ajang “1st WTF World Taekwondo Beach Championships” – Rhodes Island - Yunani Dari Ajang “1st WTF World Taekwondo Beach Championships” – Rhodes Island - Yunani

1st WTF World Taekwondo Beach Championships untuk pertama kalinya di gelar di pulau Rhodes – Yunani 5 – 6 Mei 2017.

Kejuaraan dunia taekwondo pantai tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung di Bali tahun lalu. Namun akhirnya Pengurus Besar taekwondo Indonesia (PBTI) , atas berbagai pertimbangan teknis mengundurkan diri sebagai tuan rumah gelaran akbar taekwondo yang untuk pertama kalinya menggunakan “pakaian khusus sesuai dengan karakteristik olahraga pantai – bukan dobok” itu.  

Kejuaraan dunia yang disiarkan langsung oleh Olympic Channel ini, pada hari pertama kompetisi  memperebutkan 11  kategori medali emas untuk diperebutkan. Di hari pertama itu Korea dan Turki masing-masing meraih tiga medali emas. Sementara Thailand dan China meraih dua medali. Sementara Denmark meraih satu emas emas. Di hari pertama tersebut, Korea memimpin raihan medali, terutama karena Korea memenangkan semua medali dalam Pertunjukan atraksi tendangan “tinggi” kategori pemecahan papan dan Jumping Multiple Kick.

Hari kedua kedua dan terakhir, kompetisi memperebutkan 13 kategori. Dihari kedua tersebut Thailand memenangkan lima medali emas, Vietnam memenangkan tiga medali emas, Korea dan China memenangkan dua medali emas. Sementara  Turky dan Denmark memenangkan masing-masing satu medali emas.

Di ajang ini, tim nasional Korea menunjukkan hasil yang mengejutkan dengan memenangkan emas, perak, dan perunggu di dua kategori baru diperkenalkan, yakni Spinning Kick dalam kategori Breaking Teknis dan Freestyle Dynamic Kicks & Breaking Challenge.

Terkait dengan digelarnya ajang pertandingan poomsae dunia yang berlangsung di pantai itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBTI Rahmi Kurnia mengatakan bahwa Indonesia tidak mengirimkan  atletnya di ajang ini karena lebih fokus mempersiapkan diri untuk ajang Islamic Solidarity Games (ISG) dan berbagai agenda event untuk kesiapan Sea Games. Namun ada wasit Indonesia, yakni Bapak Indra Mulia yang bertugas disana. Walaupun tidak mengirimkan tim di ajang ini, namun menurut Rahmi pihaknya tetap mengambil pelajaran penting dari ajang Kejuaraan dunia itu. Apalagi Thailand dan Vietnam terbukti ikut mendominasi perolehan medali di ajang tersebut.

Menurutnya, WTF saat ini tengah serius mengembangkan berbagai aspek teknis dan kreatifitas untuk mendorong agar taekwondo makin popular. Berbagai ajang nomor atau kategori yang dipertandingkan di ajang kejuaraan dunia taekwondo pantai ini menegaskan hal itu.

“ 25 kategori yang dipertandingkan di ajang kejuaraan dunia pantai tersebut menunjukkan bahwa secara teknis, taekwondo saat bukan saja fokus pada jurus dan pertarungan, namun atraksi keindahan dan kemampuan acrobatis menjadi salah satu aspek yang mulai layak dipertandingkan secara resmi “ Ujar Rahmi.

Oleh karenanya, menurut Rahmi, mau tidak mau saat ini atlet pelatnas yang disiapkan di berbagai event internasional, paling tidak harus menambah porsi latihan yang dikhususnya untuk meningkatkan performa untuk meningkatkan kemampuan teknis yang lebih atraktif untuk menjawab tantangan pertandingan internasional di masa yang akan datang.

“Untuk mendorong meningkatkan kemampuan tersebut, pilihannya memang memaksimalkan keberadaan atlet yang saat ini ada dipelatnas atau menyeleksi atlet yang dikhususkan untuk mengikuti ajang-ajang tersebut. Untuk sementara memang kita fokus memaksimalkan atlet pelatnas yang ada .  Namun di kemudian hari, tidak menutup kemungkinan, Taekwondo Indonesia memiliki atlet yang dikhususnya untuk ajang-ajang atraktif tersebut .” Terang Rahmi.

Last modified on Sabtu, 05 Agustus 2017 20:44
Rate this item
(0 votes)

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Peta Kantor PBTI