Ketua Umum PBTI Buka ‘Indonesia Asia Taekwondo Hanmadang Championship 2019 di GOR POPKI Cibubur

27 Okt 2019
93 times

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) bekerja sama dengan  World Taekwondo Headquarters (Kukkiwon‎) menyelenggarakan “2019 Indonesia Asia Taekwondo Hanmadang Championship” yang melibatkan 12 negara. Ketua Umum PBTI, Letjen TNI (Purn) H. Thamrin Marzuki, secara resmi membuka penyelenggaraan kejuaraan internasional ini pada Sabtu (26/10) di GOR Popki Cibubur, Jakarta Timur.  Hadir dalam pembukaan tersebut Duta besar Korea untuk Indonesia Kim Chang-Beom dan Sekjen Kukkiwon Kim ill Seob.

Untuk Tahun ini Kukkiwon sudah menyelenggarakan Asia Taekwondo Hanmadang Championship yang keempat kalinya,  dan Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah. Sebelumnya, kejuaraan ini diselenggarakan di Nepal, Kamboja, dan Cina.

Menurut Thamrin, pertandingan tahun ini memiliki peserta yang paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Ada 1176 atlet dari 12 negara dan 32 wasit internasional," ungkap Thamrin. 

Adapun keduabelas negara tersebut ialah Indonesia, Korea Selatan, Bangladesh, Brunei Darussalam, Tiongkok, Hongkong, Iran, Irak, Malaysia, Nepal, Singapura, dan Srilangka. 

Berbeda dengan kejuaraan Taekwondo pada umumnya, kejuaraan Hanmadang adalah kejuaraan taekwondo dengan berbagai va riasi kategori.. Dari kategori tarung sampai kategori peragaan, pemecahan, dan demonstrasi. Selain Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus), juga terdapat kategori Long Jump Kick Breaking, High Jump Kick Breaking, Fist Breaking, Knife Hand Breaking, Side/Back Kick Breaking, All around Breaking, Taekwondo Aerobic, dan Team Competition.

Thamrin berharap atlet Indonesia bisa mendulang emas di pertandingan ini. "Untuk Kyorugi saya yakin atlet kita bisa menyeimbangkan atlet Korea. Kemudian kita punya tiga juara emas Poomsae di Vietnam lalu. Atlet Hanmadang juga sudah kita siapkan," katanya saat ditemui di GOR Popki Cibubur.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBTI,  juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Korea, melalui lembaga Korean Culture terkait peran dan kontribusinya dalam pengembangan olahraga taekwondo di Indonesia. Termasuk dirinya menyebut bahwa keberadaan gedung POPKI Cibubur ini juga salah satu bukti kontribusi pemerintah Korea kepada Indonesia.

“Gedung POPKI ini adalah bukti bahwa Indonesia dan Korea menjadi dua negara yang memang telah menjalin hubungan yang harmonis dalam hal pertukaran budaya dan informasi. Termasuk pengembangan olahraga taekwondo di Indonesia. Oleh karenanya gedung ini diberi nama dengan gedung persahabatan Indonesia – Korea.” Ujar Thamrin Marzuki.

Dirinya berharap melalui kejuaraan yang melibatkan kerjasama dengan pihak Korea, dalam hal ini Kukkiwon, upaya untuk lebih mengembangkan olahraga ini di Indonesia, kedepan makin lebih berhasil. Yakni selain mendapatkan dukungan dari masyarakat, juga melahirkan prestasi para taekwondoin yang nantinya dapat menjadi kebanggan atlet Indonesia dimasa datang.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PBTI juga menjelaskan bahwa Taekwondo Indonesia berencana membuat program pembinaan pelatnas (pemusatan latihan nasional) dimulai dari tingkat kadet hingga senior. Menurut Thamrin Marzuki, selama ini, pembinaan atlet nasional terbatas pada tingkat junior dan senior dengan perbandingan 30% dan 70%. "Lapis kedua tuh sepertinya lemah," ungkap Thamrin di GOR Popki Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (26/10).

Ketua Umum PBTI ingin membuat program pembinaan atlet nasional junior dan senior terpusat di Jakarta, sedangkan atlet kadet didesentralisasi di lima zona provinsi. “Jadi kita jangan bicara muluk-muluk untuk dapat atlet senior dan junior, sementara atlet kadet lemah. Jadi pembinaan itu dari kadet dulu," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Bidang Pembinaan dan Prestasi bersama dengan bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan (Diklatbang) akan merumuskan lebih detai implementasi program tersebut.

 

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Cari

Peta Kantor PBTI