Taekwondo Indonesia Ikuti Kejuaraan Dunia Militer di Wuhan, Tiongkok

16 Okt 2019
793 times

Para atlet TNI yang tergabung dalam Kontingen Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) siap tampil di olimpiade militer di ajang 7th CISM (Conseille International du Sport Militaire) Military World Games 2019 atau Olimpiade Militer Tingkat Dunia ke-7 tahun 2019. Ajang ini akan digelar di Wuhan, Tiongkok, tanggal 17-29 Oktober 2019. Adapun cabang olahraga yang diikuti oleh Atlet-atlet KOMI TNI meliputi Taekwondo 6 (enam) orang, Anggar 3 (tiga) orang, Atletik 8 (delapan) orang, Layar 8 (delapan) orang, Judo 8 orang, Menembak 9 (Sembilan) orang, Panahan 3 (tiga) orang,  Terjun Payung 15 orang dan Triathlon 7 (tujuh) orang. Sedangkan jumlah personel yang diberangkatkan sebanyak 77 orang terdiri dari, Atlet dan Pelatih 68 orang serta Official 9 orang.

Keberangkatan Kontingen TNI dalam 7th CISM Military World Games 2019 dilepas oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P.  Acara pelepasan ini digelar di Subden Mabes TNI, Jalan Merdeka Barat No. 2 Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan rasa bangga karena Indonesia kembali mengirimkan atlet-atlet terbaiknya mengikuti kejuaraan kelas dunia. “Saya yakin atlet-atlet TNI siap untuk bertanding dan unjuk prestasi di dua kejuaraan dunia tersebut,” katanya.

Menurutnya, jerih payah dan kerja keras para atlet sekalian selama ini tidak akan sia-sia. “Kita harus percaya diri dan bertanding dengan penuh keyakinan. Tidak ada lawan yang tidak dapat kita kalahkan dan kita akan dapat mempersembahkan prestasi terbaik,” tutur Panglima TNI.

“Saudara-saudara telah diseleksi dan mengikuti pemusatan latihan. Pengalaman bertanding dan pemusatan latihan tentunya menjadi bekal yang sangat penting dalam menghadapi kejuaraan yang sangat kompetitif ini,” tambahnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa selain latihan dan percaya pada diri sendiri, terdapat hal lain yang juga menunjang prestasi para atlet sekalian, yaitu semangat juang dan semangat untuk memberikan hasil yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Seluruh masyarakat Indonesia menaruh kepercayaan di pundak para atlet TNI sekalian. Kami semua dan keluarga di rumah tentunya senantiasa berdoa agar para atlet TNI dapat mengibarkan Sang Merah Putih dan mengharumkan nama Indonesia. Jadikan itu sebagai cambuk dan pembakar motivasi dalam bertanding nanti,” jelasnya.

“Gunakan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Jaga stamina dan kesehatan agar berada dalam kondisi puncak saat bertanding nanti. Lawan pasti memiliki titik kekurangan,” tegasnya.

Untuk itu, pelajari dan temukan kelemahan-kelemahan tim lawan agar para atlet dapat mempergunakannya untuk mengalahkan lawan. “Pelajari dan temukan pula kekurangan diri sendiri agar segera dapat dieliminir, sehingga kekuatan kita menjadi maksimal,” ucap Panglima TNI.

“Marilah kita memanjatkan doa kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga Kontingen TNI dapat memberikan hasil terbaiknya dan mengharumkan nama Indonesia pada Kejuaraan Dunia dan CISM (Conseille International du Sport Militaire) Military World Games ini,” tutupnya.

Hadir pada acara pelepasan atlet TNI ini diantaranya, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. selaku Ketua Umum PB Fasi, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A, M.Sc,  Ketum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI (Purn) H. Thamrin Marzuki, Ketum Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Agus Suparmanto, Ketum Persatuan Judo Seluruh Indonesia Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Ketum Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia Laksdya TNI (Purn) Darwanto, Ketum Federasi Panjat Tebing Indonesia Brigjen TNI Joko Warsito, Ketum Persatuan Panahan Indonesia Kelik Wirawan.

Dicabang Taekwondo, Indonesia mengirimkan 3 orang atletnya yakni Ibrahim Zarman, Glorya Rinni, dan Marstio Embrian yang didampingi oleh manajer tim DJunaedi Tanjung. Selain atlet, Indonesia juga diminta menjadi wasit di kejuaraan tersebut. Adapun wasit yang dikirim adalah Ferdiyanshah yang merupakan International Referee (IR) dari WT.

Ibrahim Zarman adalah anggota Bintara TNI yang juga atlet nasional Taekwondo Indonesia adalah peraih medali emas Indonesia di SEA Games,  Kuala Lumpur Malaysia 2017 lalu. Atlet asal Riau kelahiran, Pekanbaru, 24 Maret 1997 tersebut akan turun di nomor Kyorugi (tarung) kelas 63 Kg. Anggota TNI AD lainnya Marstio Embrian Hidayatullah asal Sumatra Barat yang pernah meraih medali perak PON XIX di Jabar pada 2016 dan medali emas di kejuaraan Korea Taekwondo Championship 2019 di Kota Daegu, Korea Juli lalu, akan turun di nomor Kyorugi kelas – 58 Kg. Sementara itu, atlet Putri asal Sulawesi Utara Glorya Rinni yang lahir 21 Juni 1999 akan turun di nomor Kyorugi putri kelas 45 Kg.

Ketua Umum PBTI Bapak Letjen TNI (Purn) H, Thamrin Marzuki dalam pesannya kepada para atlet Taekwondo mengatakan bahwa, kepercayaan yang diberikan kepada TNI dan bangsa Indonesia ini, harus dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya.

“Bertanding pantang menyerah, dengan penuh semangat serta motivasi kuat untuk mengharumkan nama bangsa dan negara serta institusi TNI adalah bagian penting dari jiwa korsa anggota TNI .”. Tegas Thamrin Marzuki

Ketua umum PBTI juga meminta kepada seluruh atlet untuk tampil maksimal dan terbaik sesuai dengan pengalaman internasionalnya selama ini. Insya Allah cabor taekwondo dapat ikut memberikan kontribusi bagi raihan medali di kejuaraan dunia.

 

Rate this item
(1 Vote)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Cari

Peta Kantor PBTI