PBTI Resmi Lantik Pengprov TI Jawa Tengah

25 Mar 2018
51 times
Wakil Ketua Umum PBTI, Brigjen TNI (Purn) H. Noor Fadjari, ST saat melantik Jajaran Pengurus TI Jateng Jumat , 23 Maret 2018, bertempat di Pendopo Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Wakil Ketua Umum PBTI, Brigjen TNI (Purn) H. Noor Fadjari, ST saat melantik Jajaran Pengurus TI Jateng Jumat , 23 Maret 2018, bertempat di Pendopo Kabupaten Banyumas, Purwokerto,

Pengurus Propinsi Taekwondo Indonesia (Pengprop TI) Jawa Tengah secara resmi dilantik oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI)  Jumat ,23 Maret 2018, bertempat di Pendopo Kabupaten Banyumas, Purwokerto, mulai pukul 16.00.

Dalam kesempatan pelantikan tersebut, Wakil Ketua Umum PBTI Brigjen TNI (Purn) H. Noor Fadjari, ST mewakili Ketua Umum PBTI Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengukuhkan jajaran pengurus TI Jawa Tengah yang dipimpin oleh ketua Umumnya Master Alex Haryanto. Beliau terpilih sebagai Ketua Umum TI Jateng secara aklamasi  dalam acara Musyawarah Luar Biasa Desember tahun lalu.

Hadir dalam pelantikan tersebut antara lain  Ketua KONI Jawa Tengah, Brigjen TNI (pur) Subroto, Plt. Bupati Banyumas, perwakilan Dan Rem, Kapolres, perwakilan Cabor, serta Para Pengkab/kota se Jawa Tengah..

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum PBTI, Brigjen TNI (Purn) H Noor Fadjari selain mengucapkan selamat bekerja kepada seluruh jajaran pengurus, Waketum PBTI itu  juga menekankan agar TI Jawa Tengah mengembalikan kembali marwah daerah sebagai penyumbang atau kontributor atlet pelatnas dimasa yang akan datang. Menurut Noor Fadjari, dibawah kepemimpinan saudara Alex Haryanto, PBTI yakin harapan mewujudkan kejayaan Jawa Tengah sebagai salah satu gudangnya sumber daya atlet taekwondo berkualitas akan kembali terwujud. Noor Fadjari juga berharap TI Jawa Tengah di bawah kepemimpinan saudara Alex Haryanto dapat menatap PON 2020 dengan persiapan yang matang dan maksimal guna mencapai prestasi yang diharapkan bagi KONI Jawa Tengah dan masyarakat taekwondo Jateng sendiri.

“Saya ucapkan selamat kepada Ketua Umum TI Jateng dan seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik pada hari ini. Dengan konsolidasi dan tata kelola organisasi yang baik yang ditunjang dengan program dan kepemimpinan yang efektif, semoga TI Jateng kembali Berjaya. Khususnya di ajang PON 2020 mendatang di Papua.” Ujar Fadjari.

Sementara itu, Ketua Umum TI Jateng, Alex Haryanto mengungkapkan optimismenya terhadap prestasi taekwondo Jateng di masa yang akan datang. Setelah semua perangkat organisasi terbentuk, setelah ini pihaknya berjanji untuk segera melakukan konsolidasi dan mengintegrasikan semua komponen yang memiliki kompetensi untuk menyusun program-program yang efektif dalam rangka membina dan mengembangkan taekwondo Jateng. Khususnya dalam menghadapi PON 2020 nanti di Papua.

Terkait komitmen tersebut diatas, usai pelantikan, seluruh jajaran pengurus Pengprov TI Jateng, dihari yang sama, malam harinya langsung melakukan Rapat Kerja Daerah I bertempat di tempat yang sama, yakni di Pendopo Kabupaten Banyumas, Purwokerto.

Dalam Rakerda tersebut, dibahas berbagai agenda permasalahan dan program TI Jateng ke depan. Dalam forum tersebut juga diputuskan Rakerda akan dilakukan dalam 6 bulan sekali untuk memonitori sekaligus mengevaluasi berbagai pencapaian program dan permasalahan TI Jateng.

Menurut Alex Haryanto, dengan cara monitoring dan evaluasi yang periodik dan kontinyu tersebut, diharapkan ada kontrol dan sinergi organisasi dari tingkat pengkab/pengkot hingga pengprop.

“Dengan sinergi antar seluruh pengkab/pengkot dengan Pengprov itulah berbagai persoalan khususnya tentang masalah pembinaan dan prestasi TI Jateng dapat bisa diatasi dan dilaksanakan solusinya sesuai dengan komitmen bersama. Dengan seringnya kita melakukan evaluasi dan monitoring kinerja, maka akan ada sense of problem sekaligus problem solving yang cepat yang dilakukan oleh pengurus secara bottom up, tidak melulu top down.” Tegas Alex yang juga mantan pelatih nasional dan berhasil membawa timnas meraih medali di Olimpiade Barcelona 1992 itu.

Khusus persiapan menghadapi PON 2020 di Papua, menurut Alex, TI Jateng  Jateng jauh hari telah melakukan persiapan. Walau kepengurusan baru dilantik, bukan berarti organisasi tidak bekerja. Saat ini  ada sekitar 23 taekwon-doin yang tengah digembleng lewat pemusatan latihan di Semarang melalui sistem promosi - degradasi.

Mantan pelatih nasional yang juga Founder MOK’S Martial Arts tersebut menyebutkan, perkembangan teknik baik kyorugi maupun poomsae sangat pesat, sehingga jika terlambat dalam mengadopsi ilmu, Jateng akan tertinggal dari daerah lain. Hal ini dia ingatkan, karena jika ada perubahan teknik, maka dipastikan ada perubahan peraturan, karena dinamisnya perkembangan taekwondo itulah menurutnyua pola berlatih pun harus mengikuti. Artinya pelatih memang harus adaptif dengan perubahan zaman dan kondisi obyektif dalam peta persaingan taekwondo global. Oleh karenanya, dengan pelatih lokal dan yang didatangkan langsung dari Korea nanti, harapannya tantangan menghadapi persaingan dengan daerah-daerah lain akan bisa diatasi

“Potensi TI Jateng bersaing di PON mendatang sangat besar, namun peluang itu bisa saja hilang jika tidak diantisipasi mulai sekarang. Pengalaman beberapa tahun terakhir, Jateng yang di tingkat yunior selalu terbaik di Tanah Air, namun di tingkat senior bisa dikalahkan daerah lain. "Kita lihat saja data di PON Kaltim dan Jabar. Ini artinya, daerah lain pasti lebih cepat mengatasi tantangan daripada Jateng," katanya .

Karena itu, peningkatan prestasi dari atlet yunior ke senior perlu dijaga dengan baik, bukan hanya dari sisi semangat berlatih semata, namun juga dengan pola dan sistem pelatihan yang benar. Ini memang tidak mudah, kata Alex, perlu adanya satu tekad yang kuat dari pengurus.

Selain itu Ia juga mengingatkan agar pemerintah  daerah perlu memikirkan dukungan dana untuk pembinaan olaharaga ini. "Saya berharap pemerintah daerah, apakah itu melalui KONI atau Dispora yang menangani masalah dana jangan sampai menghambat program pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga, apalagi salah sasaran," katanya.

 Sumber : Taekwondo Indonesia News (TIN)

 

 

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Cari

Peta Kantor PBTI