Cari

Ketua Umum PBTI Beri Dorongan dan Semangat Kepada Atlet Pelatnas

10 Jan 2018
370 times
Kunjungan Ketua Umum PBTI ke Pelatnas Taekwondo Indonesia, di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur (9/1) Kunjungan Ketua Umum PBTI ke Pelatnas Taekwondo Indonesia, di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur (9/1)

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman kembali mengunjungi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Taekwondo Indonesia di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, (9/1).

Hadir bersama dampingi staf khusus, Sekjen, Ketua Harian, Ketua Komisi Perwasitan, dan Kabid Binpres, kunjungan Marciano Norman kali ini, disamping merupakan bagian dari pengawasan langsung Ketua Umum PBTI sebagai pihak yang bertanggung jawab terkait progress perkembangan atlet pelatnas, beliau juga hadir dalam rangka memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet. Karena menurutnya tidaklah ringan beban latihan dan rutinitas lain yang dijalankan para atlet. Apalagi pelatnas taekwondo Indonesia termasuk salah satu pelatnas yang paling lama menjalankan kontiniutas programnya dalam jangka Panjang.

Terkait begitu padatnya jadwal agenda latihan dan rutinitas para atlet pelatnas, Menurut Ketua Umum PBTI, pihaknya memandang perlu agar seluruh pengurus memberikan terus semangat dan motivasi kepada para atlet. Walaupun Ketua Umum PBTI juga menyadari bahwa apa yang PBTI harapkan terkait dengan komposisi jumlah atlet pelatnas, hingga saat ini masih belum mendapat dukungan dari Kemenpora.

"Pelatnas harus berjalan walaupun sampai sekarang  dukungan dari kemenpora  masih belum final dan masih di verifikasi.  Sebelumnya dari PBTI mengusulkan  32 atlet untuk di pelatnaskan 10 kyorugi dan 12 poomsae. Tetapi saat verifikasi  hanya di setujui 16 atlet untuk kyorugi dan poomsae.  No of event Asian Games 10 nomor Kyorugi dan 4 nomor poomsae (individu putra dan putri, beregu putra dan putri).  Untuk kyorugi 5 putra dan 5 putri atau 10 atlet. Poomsae  individu putra putri 2 atlet. Beregu putra putri 6 atlet. Total kebutuhan atlet poomsae 8 atlet. Jadi total keseluruhan 18 atlet itu untuk kuota 100 %.  Jadi jangankan untuk sparing patner utk bisa full team aja masih kurang 2 atlet ” Terang Marciano

Berdasarkan komposisi tersebut, Marciano menginstruksikan kepada Kepala Bidang Pembinaan prestasi (Kabid Binpres) PBTI untuk segera membuat  rencana alternatif terkait bagaimana strategi pemenangan nantinya. Marciano meminta di buat skala prioritas dan segera program program yg telah dibuat kemarin segera di jalankan.

Apa yang diinstruksikan Ketua Umum PBTI tersebut sangat beralasan, sebab menurut Marciano,  saat ini pemerintah hanya akan mendukung atlet yang berpotensi medali dan saat ini fokus hanya untuk Asian Games.

“Jadi yang tadinya kita berharap bisa melakukan pembinaan untuk jangka panjang kepada atlet-atlet yang potensial sepertinya tidak dapat di akomodir. Karena saat ini dana pembinaan di prioritaskan untuk Asian Games” Tegas Marciano.

Ketua Umum PBTI juga mengajak seluruh pengurus PBTI untuk memberikan support dan motivasi kepada atlet-atlet secara bergiliran. Sehingga Tim pelatnas baik atlet, pelatih dan penfurus PBTI bersinergi untuk dapat tercapainya prestasi sesuai dengan yang diharapkan. 

“Atlet dan pelatih tahunya mereka berlatih dan membuat program latihan maupun try out. Untuk urusan dukungan dan lain-lain menjadi tanggung jawab seluruh pengurus PBTI”. Imbuh Marciano Norman yang juga sebagai mantan kepala BIN itu.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Ketua Umum PBTI juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat,  PBTI akan mendarangkan Prof Jeong untuk dapat melatih tim poomsae Indonesia untuk kategori New Poomsae dan free style. Seperti diketahui, Prof. Jeong juga pernah datang sebagai narasumber memberikan kepelatihan singkat kepada para pelatih daerah dari seluruh pengprov taekwondo Indonesia dalam acara diklat kepelatihan tahun lalu di Hotel Sentul Jawa Barat.

 

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Peta Kantor PBTI