Cari

Taekwondo Indonesia Raih Emas di World Taekwondo Championship of the Ambassador's Cup 2017

07 Des 2017
662 times
Dua Taekwondoin Indonesia Muhammad Alfi Kusuma dan Aprila Dwi Rahayu menang di Kejuaraan World Taekwondo Championship of the Ambassador's Cup 2017, Korea Selatan. Dua Taekwondoin Indonesia Muhammad Alfi Kusuma dan Aprila Dwi Rahayu menang di Kejuaraan World Taekwondo Championship of the Ambassador's Cup 2017, Korea Selatan.

Two Taekwondoin Indonesia Muhammad Alfi Kusuma and Aprila Dwi Rahayu scent the name of Indonesia in the world arena. Both managed to give the best performance in the World Taekwondo Championship Championship of the Ambassador's Cup 2017 which took place in Kukkiwon, Seoul, South Korea, Wednesday (6/12/2017) local time.
 
Muhammad Alfi Kusuma berhasil meraih emas di kategori Poomsae individual putra usia - 20 tahun sementara Aprila Dewi Rahayu berhasil meraih medali perak dikategori Individual putri usia – 20 tahun. Kejuaraan dunia yang mulai digelar sejak tahun 2014 ini adalah program rutin Kementerian Luar Negeri Korea Selatan dalam rangka meningkatkan kerjasama budaya Korea dengan negara-negara sahabat.   Kementerian Luar Negeri Korea berkomitmen melakukan diplomasi publik olahraga melalui Taekwondo, dan memastikan masyarakat global lebih memahami budaya dan semangat budaya Korea melalui keterlibatan dan partisipasinya dalam acara yang diselenggarakan.

Kejuaraan dunia kali ini secara selektif hanya diikuti sebanyak 52 peserta dari 25 negara. Masing-masing negara hanya diminta dua atlet terbaiknya untuk berpartisipasi. Dua atlet nasional Indonesia didampingi oleh pelatih pelatnas poomsae Indonesia Mr. Shin Seung Jung. 

Terkait dengan keberhasilan dua taekwondoin muda pelatnas Indonesia itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengucapkan selamat dan memberikan catatan positif atas prestasi kedua taekwondoinnya. 

"Keduanya memang akan diproyeksikan dalam jangka Panjang oleh PBTI." Terang Rahmi.

Menurut Rahmi, pihaknya menerjunkan atlet muda pelatnas tersebut untuk mengukur sejauhmana metode dan program akseleratif bagi atlet pelatnas berjalan efektif. Dan ternyata hasilnya terbukti di kejuaraan dunia ini. 

Program akseleratif tersebut adalah program kepelatihan yang memadu-padankan secara konprehensif kemampuan teknik para atlet muda dan atlet yang lebih senior dengan tuntutan kebutuhan sport science dalam program pelatihan.

Selain itu, dengan keberhasilan dua atlet Indonesia di kejuaraan ini, pihaknya akan terus mendorong taekwondo, khususnya poomsae untuk makin berkembang di daerah.  Kategori nomor poomsae dalam taekwondo ini, menurutnya akan memberikan peluang optimistik bagi taekwondo Indonesia untuk makin bisa menembus elit dunia. 

"PBTI akan berusaha keras bersama Pengurus di Daerah untuk terus memacu percepatan pembinaan dan pengembangan taekwondo, khususnya poomsae yang menurutnya sejauh ini masih tertinggal atmosfirnya dengan kategori Kyorugi (tarung)", ujar Rahmi.

Rahmi also hopes that the World Taekwondo Championship of the Ambassador's Cup 2017 will add to the motivation and enthusiasm and optimism of Indonesia taekwondo team that will compete in the 2018 Asian Games, where Indonesia will host the grand event of the Asian Games. 

 

Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Peta Kantor PBTI