Cari

Marstio Embrian Hidayatullah

156 times

MARSTIO EMBRIAN HIDAYATULLAH

 

Nama :

Marstio Embrian Hidayatullah

Tempat/Tanggal Lahir : Solok, 29Juli 1998
Alamat : Jorong sitiung ,Kec.sitiung,Kab.Dharmasraya
Asal Dojang : Dharmasraya
Pelatih Dojang : Ozi desta yuza
  : Alfurqon
  : Oky
  : Ok
  : Safryzal indra
Pelatih Sumbar : Budi ilyas,Myusra,Efri endryadi
Ayah : Masri
Ibu : Emilda Hayu Pertiwi
Adik : Dinda Sakinah Putri
  : M tifatul Ikhsan
E-Mail : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Telp : 081273924646
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Status : Belum Nikah
Tinggi Badan : 174cm
Berat Badan : 59kg
Gol Darah : -
Pekerjaan : -

 

No Prestasi
1 : Juara 1 Dharmasraya cup 2009
  : Medali Emas Bung Hatta Cup Bukittinggi 2009
2 : Medali Emas Walikota cup 2 Padang 2010
3 : Medali emas sei garinggiang cup 2011
  : Atlet Terbaik Pra-junior 2011
4 : Medali Emas kejurnas PPLP/PPLPD Aceh 2012
5 : Medali Emas Open Turnamen cup Pekanbaru 2013
  : Medali Emas Kejurnas PPLP/PPLPD Padang 2013
6 : Medali Emas Porprov Sumatera Barat yang 12 Tahun 2014
  : Medali Emas Kejurnas PBTI Upi bandung 2014
  : Atlet Terbaik Junior Kejurnas PBTI UPI 2014
  : Medali Emas Malaysia Open Internasional 2014
  : Medali Emas Kejurnas PPLP/PPLPD Kendari 2014
  : Medali Perak Thailand Open Internasional 2014
7 : Medali Emas Kejunas PPLP/PPLPD Banten 2015
  : Medali Emas Indonesia Open Internasional Riau 2015
  : Medali Emas Popnas Bandung 2015
  : Medali Perak Kualifikasi Pra-PON Jakarta 2015
8 : Medali Perak Pon XIX JAWA BARAT 2016
  : Medali Emas Porprov 13 Padang 2016
  : Medali Emas Kejurnas Mahasiswa Mataram 2016
  : Atlet Terbaik Senior Kejurnas mahasiswa 2016

 

PESAN & KESAN :

Pada tahun 2007 saya belum kenal yang nama nya olahraga taekwondo,tapi yang saya kenal olahraga pencak silat,tetapi saya tidak bertahan lama dicabang pencak silat,dan saat saya berhenti pencak silat ,disekolah dasar saya ada selebaran yang isi nya tentang pendaftaran taekwondo dan saya dan teman-teman sekolah saya mencoba mendaftar untuk masuk olahraga taekwondo,nah disini awal saya kenal dengan taekwondo,saya pertama dilatih oleh sabeum ozi desta yuza,dan alfurqan,dan disaat saya sudah 1 tahun mengikuti taekwondo perasaan bosan pun menghampiri,dan saya coba untuk berlatih sepak bola tapi saya tidak berhenti taekwondo,saya latihan taekwondo dan sepak bola,tapi tidak selang berapa lama saya dapat musibah saat berlatih sepak bola ,tangan kiri saya patah ,dan saat itu saya merasakan pelatih dan teman-teman taekwondo yang lebih perhatian dibanding disepak bola,saya merasa kekeluargaan ditaekwondo lebih erat,disitu saya sangat senang dengan tim taekwondo saya,setalah saya sembuh dari patah tulang yang saya alami saya mulai fokus dengan olahraga taekwondo,saya mengikuti kejuaraan kejuaraan daerah disumatera barat,dan alhamdulillah saya kepilih untuk masuk PPLP(pusat pendidikan dan latihan pelajar) diPPLP saya dilatih tidak seperti biasa saya latihan didojang saya,saya dipplp sudah difokus kan untuk ikut kejuaraan nasional,dipplp saya dilatih 1 hari 2 kali,sesi pagi dan sore,sesi pagi itu dimulai dari selesai solat subuh dan selesai latihan jam 7,dan dilanjutkan dengan sekolah,dan sesi sore nya dari beres solat ashar sampai sebelum magrib,pada tahun 2012 saya mengikuti pertandingan kejurnas perdana saya diAceh alhamdulillah saya bisa menyumbangkan mendali kejurnas pertama saya untuk ranah minang,dan tahun berikut nya ada pekan olahraga pelajar nasional yang diadakan didki jakarta,dipopnas ini saya harus menerima pahitnya kekalahan,tetapi saya tidak patah semangat,tahun berikutnya ,kejurnas antar PPLP diselenggarakan lagi dan kali ini sumatera barat tempat kelahiran saya jadi tuan rumah untuk pengadaan kejurnas dan dikejurnas itu ada pemantauan untuk bisa masuk ke PELATNAS(pelatihan nasional),saya mendengar kabar bahwa dikejurnas itu ada pemantauan untuk masuk tim pelatnas ,saya semakin semangat untuk berlatih,teman saya latihan 2 kali sehari saya menambah jam latihan sendiri jadi 4 kali sehari,tapi lagi lagi saya diuji oleh yang maha kuasa,3 minggu sebelum pertandingan saya sakit demam tinggi dan saya sempat pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit dan masuk ruangan ICU ,dan saya baru sadarkan diri hari berikutnya,ternyata saya dehidrasi yang sudah terlalu parah,saya dirawat dirumah sakit 2 minggu,dan dokter melarang saya untuk ikut pertandingan,saya langsung meneteskan air mata,tapi saya langusng ngomong kedokter nya “saya pokok nya harus ikut pertandingan itu dok ,inti nya harus ikut ,kalah menang itu urusan allah yang menentukan rezeki masing-masing” papa saya langsung mengatakan kata-kata yang membuat saya tambah semangat “nak,papa dan mama selalu mendo’akan yang terbaik,lanjutkan nak!!“ saya keluar dari rumah sakit walaupun belum sembuh total,sisa waktu pertandingan tinggal 1 minggu ,saya ikut latihan walaupun kondisi belum sembuh total,dan pada hari penimbangan,itu satu hari sebelum pertandingan lagi lagi dan lagi saya jatuh sakit,saya dibawa kerumah sakit lagi dan dokter melarang saya tanding lagi,saya langsung marah kedokter “dok saya harus tanding titik” papa saya lagi-lagi mengeluarkan kata-kata yang bikin saya tidak mau nyerah begitu saja,kebetulan mama saya seorang bidan,dan saya ga dirawat dirumah sakit,tapi mama saya dengan penuh kasih sayang merawat saya,dan dengan kondisi demam tinggi dan kondisi yang sangat mengkawatirkan saya besok nya tetap ikut tanding,dan alhamdulillah saya dapat medali emas dan dipanggil untuk masuk tim nasional,dan alhamdulillah saya melanjudkan latihan saya ditim pelatnas Pesan dan kesan : selalu bersungguh-sungguh dan jangan mau kalah ,tetap berdo’a kepada yang maha kuasa,karna kekuatan do’a itu sangat luar biasa,tetap semangat walau pun itu sangat membosankan,tetap fokus,tetap gigih,dan jangan gampang menyerah 

Rate this item
(4 votes)

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Peta Kantor PBTI